Welcome Guys

Powered by Blogger.

Power Of Color

Written By Teguh Fila on Friday, August 31, 2007 | Friday, August 31, 2007

Hi, posting gw kali ini membahas tentang color tp bukan berarti gw membahas masalah Green Color alias Kolor ijo. Gw ngerasa masalah warna ini patut Qt bahas. Beberapa orang mengatakan bahwa warna bisa memberikan deskripsi diri orang tersebut. Tp ada juga yang menganggap warna itu juga bisa menyatakan perasaan insan setiap manusia. Warna bukan hanya pake manusia aja tapi udah sampe kesisi lain, seperti logo yang memberikan khas kombinasi warna dan masih banyak hal lain yang berhubungan dengan warna tersebut. Jadi ga' salah kalo warna sangat melekat dengan kepribadian seseorang.

Pendekatan konsep warna dapat tercantum dalam beberapa ilmu physiology, psycology, philosopy, spirituallity, dan art. Warnapun dapat mempegaruhui keadaan pysical, mental, emosi, dan kondisi spiritual kita. Kita aja kadang mendeskripsikan keadaan kesehatan, emosi kita, dan bahkan pengalaman spiritual kita dengan menggunakan warna. Jadi kadang satu waktu bisa menyukai banyak warna yang berbeda, namun diwaktu yang berbeda kita tidak menyukai satu warnapun.Tanya kenapa?

Warna memiliki arti yang berbeda - beda. Percaya ato ga' warna bisa diibaratkan seperti bunglon yang bisa berubah warna sesuai dengan tempat dia berada. Coba kamu tebak kalo bunglon ada di WC dia berubah jadi warna apa? Hayooo...whatever lah! Misalnya, warna merah memiliki banyak arti yang berbeda - beda. Dijalanan warna merah terkenal dengan stop ato dilarang, kemudian kalo dunia sepak bola pasti berhubungan dengan MU, dari sisi perasaan berarti marah, dan juga untuk dunia lain merah dikenal sebagai setan. Hehehe...!!! Bukan hanya warna merah, warna lain pun memiliki arti yang berbeda juga dikondisi yang berbeda pula, dalam tata bahasa idnonesia pun ikut terpengaruh. seperti "lapangan hijau", "meja hijau", dan juga "kolor ijo".

Di bawah ini, saya memberikan arti dari warna - warna tersebut :
Putih
Warna putih selalu dihubungkan dengan perfection antara keseimbangan dan juga keharmonisan. Putih juga merupakan Awakened spirit atau pembangkitkan semangat, kejujuran, kepercayan, bersih, suci dan simplicity. Sebagian orang lain beranggapan putih adalah tanda kedamaian, putih adalah tanda cinta dengan kepercayaan dan lain sebagainya.

Kuning
Warna kuning merupakan warna matahari yang berarti memberikan semangat, kebahagiaan, kebijaksanaan, pengertian, fleksibel dan juga kejelasan. Warna kuning mampu menimbulkan inspirasi dan menumbuhkan percaya diri yang tinggi. Untuk orang - orang yang favorit dengan warna kuning selalu memiliki sifat humoris, optimistik, percaya diri dan juga high intellectual.

Orange
Orange merupakan "true color" matahari. Orange merupakan gabungan dari dua warna yaitu merah dan kuning yang juga merupakan gabungan dari energi phisik dengan mental bijaksana.
Orang - orang yang suka dengan warna orange identik dengan bergairah / antusias, kebahagian, bersahabat, giat dengan penuh semangat, dan sporty.

Merah
Warna merah beratti semangat dan power. Merah selalu dihubungkan dengan banyak hal, seperti percaya diri tinggi, impulsiveness, aktif, keberanian, kekuatan, bahaya, dan juga penuh dengan gairah cinta. Personality Traits : berani, confidence, humanistic, liar, terus terang, dan mementingkan kehidupan dunia.

Pink
Pink dianggap sebagai warna pertanda feminim. It has to do with, kindness,
consideration, softness, sweetness, innocence, and tenderness. Pink dihubungkan dengan universal love.

Ungu
Ungu merupakan good color untuk meditasi dan perenungan. Dan selalu berhubungan dengan mistik, spiritual, pertumbuan, persepsi, kepemimpinan dan juga pengabdian diri dalam aspirasi spiritual.

Biru
Warna biru merupakan warna yang bersifat tenang, santai, dan ceria. Personality Traits: Loyal, tactful, affectionate, inspiring, inventive, caring, and cautious.

Hijau
Hijau merupakan warna alami atau natural. Warna hijau menunjukan adanya kombinasi harmonis antara alam dan diri manusia. Orang - orang biru akan lebih bersifat self-controlled, cepat dalam beradaptasi, pengertian, memiliki cinta yang alami dan romantis.

Hitam
Hitam merupakan kebalikan dari warna putih. Warna hitam identik dengan keseriusan, kegelapan, kematian, misteri, dan rahasia. Hitam selalu exstrim, underground, underworld and things thatare hidden.

Itulah jabaran gw tentang warna yang memang memiliki banyak rahasia yang warna warni. Apa warnamu? Dan kenapa warna itu harus ada? Itu semua rahasia Tuhan.....
Friday, August 31, 2007 | 0 comments | Read More

Review : Kapan Gw Bisa Nge-Top?

Written By Teguh Fila on Tuesday, August 28, 2007 | Tuesday, August 28, 2007

Posting gw ini berupa review, yang berarti melihat kejadian yg pernah gw alami semasa gw masih idup dan syukur sekarang gw masih idup dengan umur 20 tahun. Judul yang gw angkat adalah “Kapan Gw Bisa Nge-Top?”. Dulu diwaktu gw masih di zaman ingusan dan ileran tepatnya masih masa – masa kelas 1 SMP gw bener2 mikirin hal itu. Gw mikir kalo ngetop itu gw bisa beli maenan yang buuanyak, bisa beli permen segudang, dan yang paling penting adalah banyak yang minta tanda tangan gw. Yes…


Masih mikirin kalimat “gw harus nge-Top!!!”, gw jadi berpikir harus ngelakuin dari sekarang dan hal yang paling tepat yang harus di lakukan agar cepat nge-top adalah mengeluarkan kemampuan bernyayi gw yang merupakan kemampuan gw yang paling bagus karena dalam daftar skill teratas yang di keluarkan dari kementrian malaikat kelahiran adalah “Singing” dan yang paling bawah adalah “menghitung”. So, gw harus menyalurkan kemampuan itu di depan dan diketahui oleh orang banyak. Dan waktu paling tepat adalah pada saat pelajaran Kesenian Daerah.


Hari itu terlihat cuaca cerah yang gw kira akan ngedukung perjalan “Nge-Top” gw. Disaat pelajaran dimulai, guru gw yang berjilbab dan berperawakan gendut dan kalo dilihat dari jauh mirip badut tersebut menyuruh murid2 menyanyi lagu Nasional yang disukainya. Wah... itu benar2 kesempatan gw untuk memperlihatkan kemampuan terbaik dan yang terpikir oleh gw adalah lagu “Padamu Negeri”. Gw bukannya sombong, tapi lagu itu merupakan lagu paling keren di masanya selain itu jg gw ingin memperlihatkan ekspresi dan rasa nasionalisme gw pada lagu tersebut, tapi yang paling penting adalah lagu itulah satu – satunya lagu yang gw hafal selain lagunya diobok – oboknya joshua.


Guru Badut : “teguh” memanggil nama gw.

Calon artis nge-Top : “Siap bu...”, sambil memperbaiki tampilan dan menghapus ingus.


Gw terus maju ke depan kelas. Dengan rasa percaya diri tinggi dan tatapan seribu pasang mata menatap diri gw. Beberapa detik kemudian gw menarik nafas dan mengeluarkan suara merdu gw, yang terakhir gw menyanyi mengakibatkan 10 orang masuk rumah sakit dan 5 diantaranya tewas seketika. Gw terus menyanyi dan terlihat temen2 gw terliat tersemum puas dan gw terus bernyanyi, temen2 pada tertawa. Gw mulai merasa ada yang aneh. Dan setelah selesai temen2 tertawa terbahak – bahak sampai ada yang mau sekarat, bikin gw percaya dan yakin ada yang salah sama diri gw.


Setelah turun dari panggung harapan gw untuk nge Top mulai pupus. Gw berjalan ke tempat duduk sambil mikir apa yang salah sama gw. Gw pun menarik beberapa kemungkinan :


Apakah setelah menewaskan 5 orang, gw berhasil melakukannya lagi dan sekarang membuat semua temen – temen gila.

Apakan ekspresi nasionalisme berlebihan sehingga gaya gw mirip giring Nidji.

Ato jangan – jangan gw salah makan tadi pagi, makan monyet.


Gw masih belum percaya apa yang telah terjadi, dan sesampainya temen satu meja sama gw yang namanya Yanto Botak karena kepalanya mirip Roberto carlos itu bilang

Guh : “ restleting kamu”.


Gw mulai tau apa yang terjadi, dan setelah meyakinkan hati gw liat ke celana gw Ooo…..no, monyet tertawa membabi buta, ayam kena penyakit kusta. Ternyata restleting masih kebuka dan setelah dianalisis, gw lupa nutup abis dari WC waktu istirahat tadi. Pupus dah harapan pengen jadi ngetop.


Dan dari sana gw nyadar kalo pangen ngetop itu harus memperhatikan tampilan luar dulu jangan sampai TheBird pengen ikut jadi NgeTop jg…..

Tuesday, August 28, 2007 | 0 comments | Read More

Balada Rokok!!!

Written By Teguh Fila on Wednesday, August 22, 2007 | Wednesday, August 22, 2007

“Indonesia adalah surga bagi para perokok; Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita” tulis Taufiq Ismail dalam puisinya yang sarkastik tapi sangat memikat “Tuhan Sembilan Senti”.


Pernyataan diatas memang ada benarnya jg ya. Bagaimana tidak disetiap gw jalan pasti ketemu orang yg menghisap rokok mulai dari tukang ojek, pedagang, pegawai pemerintahan, guru, mahasiswa, bahkan sampai anak ingusan (maksudnya anak yg baru bisa ngeluarin ingus…lha!). Berbagai segi kehidupan telah dirasuki, mulai dari segi tiga, segi empat….ga’nyambung lagi. Itulah yg mungkin dimaksudkan oleh Taupiq Ismail di dalam puisinya sebagai tuhan baru.


Untuk memngingat kembali, rokok itu adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung Negara, mungkin Negara arab lebih panjang) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah dan diberi minyak nyong-nyong biar laris. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut dan bagian tubuh lainnya (bisa lewat hidung dan lubang lainnya bagi para perokok eXstrim) pada ujung lain.


Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa (coba kalo Indonesia waktu itu sudah merokok bisa-bisa sekarang jd bangsawan semua hahaha..). Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.


Gw bisa mengatakan bahwa rokok adalah raja nya sponsor dan iklan. Mulai dari kegiatan anak muda, olah raga (Hidup Arema……), pembatas jalan, bahkan sampai ke sekolah – sekolah. Gw kadang berpikir bagaimana mengurangi prokok kalo iklannya ada dimana – mana. Tapi yang paling buat gw bingung ada larangan merokok di tempat umum, tapi tidak dibarengi dengan disediakannya tempat khusus rokok. Apa ngerokok harus di dalam WC terus, bosan lagi…..Nah, udah tau kan bagaimana susahnya membasmi penggunaan rokok yang hampir sama susahnya membrantas KKN…..


Kalo gw bicara soal akibat dari kerugian merokok pasti semua pada tau. Kan di kemasan rokok udah dikasih tau, “Rokok ‘dapat’ menyebabkan bla bla bla”. Tapi yang itu kan cuma untuk rokok yang ‘dapat’ aja, bisa dapat dijalan ato di bak sampah bukan untuk rokok yang dibeli, bener kan!!! Untuk masalah rugi ya… paling minim kena batuk2 tiap hari, dan paling banter kan cuma pindah tidur aja ke kuburan. Gitu Aja Ko Repot....


Rokok tidaklah semua bersifat merugikan. Negara selalu diuntungkan dengan adanya produsen rokok yg bertaburan di Negara yang kaya akan tembakau. Pendapatan dari cukai rokok konon memang sangat besar. Selain itu, ada ribuan petani tembakau yang tergantung pada industri ini. Juga ada ratusan ribu buruh yang melinting rokok cigaret yang dibanggakan Indonesia. Bayangkan aja klo ga’ ada pabrik rokok, bisa – bisa makin banyak penganguran yang ada. Kalo bicara ekonomi, industri ini jelas trickle down effect-nya (Ce ile b’laga pinter padahal IP nya….Ndeso). Belum lagi kalau bicara perputaran uang di dunia periklanan yang dimuntahkan oleh perusahaan rokok. Gile bener, coba harga rokok dinaikin lagi biar bisa bayar utang Negara yg katanya ga’ akan lunas ampe 7 turunan.



Ada yang berpendapat bahwa seorang perokok tidak hanya mempunyai sisi negative (jd kyak arus listrik aja) seperti dilansir oleh berbagai kalangan, tetapi perokok juga mempunyai sisi positif atau keuntungan. Hal ini merupakan kabar gembira bagi perokok lantaran mempunyai argumen yang kuat bahwa “tidak selamanya merokok berbahaya”.


Keuntungan merokok (kata nya):


1.Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif, maka untuk mengurangi resiko tersebut aktiflah merokok.
2. Menghindarkan dari perbuatan jahat karena tidak pernah ditemui orang yang membunuh, mencuri dan berkelahi sambil merokok… tapi mungkin aja habis membunuh baru merokok ataupun sebelum membunuh merokok dulu
3. Mengurangi resiko kematian: Dalam berita tidak pernah ditemui orang yang meninggal dalam posisi merokok.
4. Berbuat amal kebaikan: Kalau ada orang yang mau pinjam korek api paling tidak sudah siap / tidak mengecewakan orang yang ingin meminjam.
5. Baik untuk basa-basi / keakraban: Kalau ketemu orang misalnya di Halte CSW kita bisa tawarkan rokok.
Kalau basa-basinya tawarkan uang kan nggak lucu.
6. Memberikan lapangan kerja bagi buruh rokok, dokter, pedagang asongan dan perusahaan obat batuk.
7. Bisa untuk alasan untuk tambah gaji karena ada post untuk rokok dan resiko baju berlubang kena api rokok.
8. Bisa menambah suasana pedesaan / nature bagi ruangan ber AC dengan asapnya sehingga seolah-olah berkabut.
9. Menghilangkan bau wangi-wangian ruang bagi yang alergi bau parfum.
10. Kalau mobil mogok karena busi ngadat tidak ada api, maka sudah siap api.
11.
Membantu program KB dan mengurangi penyelewengan karena konon katanya merokok bisa menyebabkan impoten.
12. Melatih kesabaran dan menambah semangat pantang menyerah karena bagi pemula merokok itu tidak mudah, batuk-batuk dan tersedak tapi tetap diteruskan (bagi yang lulus).
13. Untuk indikator kesehatan: Biasanya orang yang sakit pasti dilarang dulu merokok. Jadi yang merokok itu pasti orang sehat.
14. Menambah kenikmatan: Sore hari minum kopi dan makan pisang goreng sungguh nikmat. Apalagi ditambah merokok!
15. Tanda kalau hari sudah pagi, kita pasti mendengar ayam merokok.
16. Anti maling, waktu perokok batuk berat di malam hari.
17. Membantu shooting film keji, rokok digunakan penjahat buat nyundut jagoan yang terikat dikursi… Ha ha ha… penderitaan itu pedih jendral…!!!
18. Film Koboy pasti lebih gaya kalau merokok sambil naik kuda…
19. Teman pup yang setia.
20. Bahan inspirasi dan pendukung membuat Tugas Akhir, sehingga seharusnya dicantumkan terima kasih untuk rokok pada kata sambutan….
(Gile kali yeee.)

Dan buat sedikit renungan sebelum tidur (Dongeng kaleeee...) :

Rokok di Surga

Konon ada seorang kyai yang hobby ngerokok. Tapi karena kasih sayang menghapuskan banyak dosa, maka sang kyai diampuni dosa-dosanya, dan dimasukkan ke surga.

Cuman di surga, pak kyai masih resah. Jadi dia manggil oom malaikat: Oom Malaikat, kalau di surga saya boleh minta apa aja, saya minta rokok donk.

Malaikat langsung menyediakan rokok berbagai cita rasa. Sang kyai dengan suka cita membuka kemasannya, meraba-raba, menciuminya, mengambil rokok sebatang, lalu

Om Malaikat, apinya gimana?

Dan kata malaikat, Apinya ada di neraka.

Pak Kyai langsung beristighfar.



Baydewei, gw ga’berada di sisi manapun, perokok aktif atopun pasif, PDI ato Golkar, Mahasiswa ato dosen (mulai ga’ nyambung)….Apa yg gw tulis bener Apa Adanya Aja yang penting masih dalam kisaran logika nyata.O.K. Give your comment!!!

Wednesday, August 22, 2007 | 0 comments | Read More